Beranda Berbagi Dalam Pandemi Mentari Akan Terbit Kembali

Mentari Akan Terbit Kembali

oleh Redaksi

Tiba – tiba semua berubah

Yang tadinya suka, kini semua berduka

Yang tadinya tertawa, kini tertutup rapat bibirnya

Ada apa?

 

Tahun lalu, kita menjalankan puasa dengan suka cita

Yang jauh pulang, yang dekat datang merayakan bersama

Namun kini, Negeriku sedang susah

Bulan yang selalu bahagia, kini memberikan senyum

Dengan meneteskan air mata

 

Banyak yang kehilangan

Banyak yang telah berkorban

Para Dokter dan relawan

Bersama dengan orang – orang

Ikut mencari bala bantuan

 

Rasa takut, cemas dan curiga

Mengelilingi kita semua

 

Kini Rumah dikunci, jendela ditutup

Yang tadinya sekolah, kini hanya dirumah

Yang tadinya bekerja, kini uga tak bisa

Ada apa?

 

Jauh sebelum ini, sudah banyak kisah dan cerita

Tapi tak ada yang hirau, lalu mengabaikannya

Ini bukan yang pertama

Peringatan ini, runtut diulang dari masa ke masa

 

Kita hanya terlena

Jangan salahkan virus dan alam atas masalah ini

Kita adalah biang masalah

Tapi Corona datang, sebagai pengingat yang sempurna

 

Hingga akhirnya semua tersadar Bahwa terlalu banyak hal berharga yang tak pernah terlihat

Betapa berharganya sebuah hubungan, waktu dan kesempatan

Darinya lah kita belajar

Kita masih sempat bersyukur atas apapun yang terjadi sampai kini

 

Sekarang, Kita hanya harus berjuang

Bersama, menjadi relawan menghadapi musuh dalam diam

Pandemi akan segera berhenti

Badai juga akan segera berakhir

Dan Mentari akan terbit kembali

 

Ditulis oleh Vina Kurnia Azzahra.

Artikel Terkait