Beranda BeritaLiputan Belajar Merintis, AIESEC Gelar Startup Gathering

Belajar Merintis, AIESEC Gelar Startup Gathering

oleh Redaksi

Jum’at (6/3), telah berlangsung acara Startup Gathering dengan tema Hiring and Developing Talent In The Digital Era oleh AIESEC UGM. Acara ini diselenggarakan sebagai respon terhadap semakin banyaknya startup yang menyediakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan pengaruhnya terhadap kemampuan adaptasi mahasiswa yang akan menggeluti dunia kerja di kemudian hari. Tujuan dari acara ini adalah untuk memberi ruang diskusi bagi komunitas startup mengenai pengembangan kemampuan dalam era digital, serta menjadi fasilitator untuk mempertemukan startup sebagai pencipta lapangan kerja dan mahasiswa sebagai pencari kerja.

Bertempat di Jogja Digital Valley, acara dibuka mulai pukul 16.00 WIB. Acara ini menghadirkan beberapa pembicara untuk berbagi pengalaman, dimulai dengan sesi talkshow bersama Syauqi Aziz selaku Vice President JALA yang merupakan salah satu partner dalam program AIESEC International Internship. Sesi selanjutnya dikemas dalam bentuk berbagi pengalaman, sosialisasi program, dan training pengembangan startup.

Dua pembicara berbagi mengenai pengalamannya mengikuti program Global Internship. Lukas Wilke, seorang peserta program asal Jerman, menganggap program tersebut membawa dampak yang baik baginya untuk dapat mengenal perbedaan budaya di berbagai tempat selain mendapatkan pengalaman magang internasional. Pada sesi yang berbeda, M Dzaki Pratida, mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Gajah Mada, menyampaikan pengalaman magang yang didapatkan merupakan pengalaman yang berharga. Dzaki mendapatkan kesempatan magang di India dalam bidang pengembangan teknologi perusahaan.

Zissiva, seorang Chief Strategy Officer di FINIX76, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan startup, memberikan materi mengenai proses membangun startup dan cara mengembangkan produknya. Menurut Zissiva, produk dari startup tidak selalu harus berbasis digital, melainkan dapat dibuat dalam bentuk lain. Zissiva juga menyampaikan metode penyusunan ide produk dan pengembangannya hanya dalam waktu lima hari demi mendapatkan efisiensi waktu dan mengurangi bias terhadap produk. Hal tersebut disampaikan dengan harapan komunitas startup dapat meningkatkan produktivitas dengan efisiensi yang tinggi.

Acara ditutup pukul 17.30 WIB dan diakhiri dengan foto bersama antara pembicara, panitia, dan peserta acara.

Tulisan oleh Alfa Syifa Putra S

Gambar oleh Fikri Rizal

Artikel Terkait